Mengenali Bakat Anak

Mengenali bakat anak sejak usia anak masih kecil ternyata dapat membantu para orang tua meningkatkan atau mengembangkan bakat yang akan dimiliki si kecil sejak dini. Namun mengenali bakat anak itu tidak semudah membalikan telapak tangan, para orang tua harus lebih ekstra melihat apa yang disukai oleh anak. Bila anda masih bingung dalam mengenali bakat anak, anda dapat mencoba cara dibawah ini:

  1. Memberikan anak beberapa pilihan

Sebenarnya tidak ada yang salah bila orang tua mengikutkan anak mereka ke dalam sekolah tambahan seperti les piano dengan maksud dan tujuannya agar anak akan lebih menghargai atau pandai dalam bermain musik. Namun apakah hal itu benar merupakan bakat anak? Bagaimana bila anak lebih senang bermain gitar, drum atau bernyanyi?

Dalam kasus yang seperti ini cara mengenali bakat anak dapat dari membiarkan anak bereksplorasi berbagai aktifitasnya serta melihat apa yang menarik untuknya. Bila anda berfikir anak menyukai bermain piano mulailah dengan belajar piano namun bila selama belajar sekitar enam bulan anak tidak suka maka anak bisa beralih ke instrument lainnya atau bisa ke kegiatan lainnya.

  1. Mengamati perilaku yang muncul pada anak

Sebagai orang tua diharuskan untuk peka terhadap semua perilaku yang akan ditunjukan oleh anak. Dengan begitu dapat membuat banyak petunjuk dalam mengenali bakat anak. Bila anak memiliki perilaku seru sendiri berarti merupakan tanda bila anak sangat nyaman serta menikmati apa yang sedang dia lakukan.

Dari hal seperti inilah orang tua dapat melihat apa yang membuat anak senang dan nyaman. Ciri dari perilaku seru sendiri antara lain anak akan merasa asyik melakukan sesuatu, memiliki hasrat untuk mengulang kegiatannya lagi serta anak cepat mempelajari hal yang sedang dia lakukan.

  1. Memberikan anak waktu untuk bersosialisasi

Dengan memberikan anak waktu untuk bersosialisasi ini anak dapat saling menunjukan kemampuan serta bakat yang dimilikinya kepada teman teman yang ada di lingkungannya. Berikan waktu untuk anak dan temannya berbagai permainan anak yang bertujuan untuk merangsang mereka untuk saling bercerita mengenai apa kegemaran serta hal apa yang disukai.

Mengamati kebiasaan anak ketika sedang bersosialisasi dengan temannya dapat menjadi cara alternatif mengenali bakat anak. Namun perlu diketahui bahwa bakat bukan hal yang selalu berkaitan dengan akademik atau tentang olahraga namun juga bisa dalam bentuk kecakapan berkomunikasi serta berinteraksi dengan banyak orang.

  1. Mengkonsultasikan anak dengan psikolog

Banyak yang berasumsi bila berkonsultasi dengan psikolog hanya dapat dilakukan dengan mereka yang memiliki masalah kepribadian. Bila anda menginginkan cara mengenali bakat anak, anda dapat menggunakan psikolog untuk berkonsultasi. Bisa dibilang bila cara ini merupakan langkah selanjutnya setelah anak melakukan serangkaian cara dalam mengetahui minat dan bakatnya.

Bila anda sudah yakin apa minat dan bakat anak ada baiknya bila anda mendiskusikan bersama psikolog. Bukan hanya untuk minta dan bakat anak namun juga anda dapat mencari tahu bagaimana kepribadian anak. Dengan mengetahui bagaimana karakter anak ini semoga kedepannya anda bisa menentukan metode apa yang bagus dan pas untuk mendidik anak.

  1. Berkonsultasi dengan guru anak

Selain berkonsultasi dengan psikolog, anda juga dapat berkonsultasi dengan guru kelas anak untuk mengenali bakat anak. Ketika anak sedang berada di sekolah otomatis pengawasan orang tua sangat minim dan sebagai gantinya guru lah yang menjaga serta mendidik anak setiap hari saat berada di sekolah.